AI Production untuk Orang yang Punya Standar
Berhenti produksi slop. Gratis, terstruktur, tanpa paywall.
Berhenti produksi slop. Bangun production pipeline dengan voice preservation, quality gate, dan selera untuk tahu bedanya. Kursus ini mengasumsikan kamu sudah pakai AI. Yang diajarkan adalah cara pakainya tanpa mempermalukan dirimu sendiri.
Versi Bahasa Indonesia ini dibuat atas permintaan Toni Al Munawwar.
Unduh Seluruh Kursus (PDF, 2.6 MB)
Kenapa Kebanyakan Konten AI Itu Sampah
Epidemi slop, dan apa harga dari "cukup bagus" untuk internet.
Apa yang Bikin Slop Jadi Slop
Penanda forensik, uncanny valley, dan taste gap.
- 1.1 Kenapa Default AI Itu Medioker
- 1.2 Suara AI: Hedging dan Filler
- 1.3 Suara AI: Antusiasme Palsu dan Kecanduan List
- 1.4 Suara AI: Polusi Emoji dan Formatting Performatif
- 1.5 15 Penanda Forensik Konten AI (Bagian 1)
- 1.6 15 Penanda Forensik Konten AI (Bagian 2)
- 1.7 Uncanny Valley Tulisan AI
- 1.8 Cara Membaca Konten AI Secara Kritis
- 1.9 Kenapa "Tinggal Edit Output AI" Ga Berhasil
- 1.10 The Taste Gap
AI sebagai Infrastruktur, Bukan Sihir
Pergeseran mental model, metafora pabrik, dan gerbang manusia.
Web Interface vs API
Produk konsumen vs alat produksi.
- 3.1 Produk Konsumen vs Alat Produksi
- 3.2 Yang Hilang Kalau Pakai Web Interface
- 3.3 Yang Didapat Kalau Pakai API
- 3.4 Lanskap API: Prinsip yang Berlaku di Mana Saja
- 3.5 Dasar API: Request Programatik Pertamamu
- 3.6 Perbandingan Biaya: Subscription vs Pay-Per-Token
- 3.7 Kapan Web Interface Sebenarnya Cukup
Workspace
VS Code, terminal, Git, dan setup environment.
Prompt Engineering
Kenapa "buatkan aku blog post" gagal, dan apa yang berhasil.
Menangkap & Menjaga Suara
Kenapa AI kedengaran kaya AI, dan gimana biar kedengaran kaya kamu.
API sebagai Alat Riset
Tavily, Google Search grounding, dan pipeline riset-lalu-tulis.
Pipeline
Tujuh tahap dari riset sampai publishing, dan di mana AI tidak boleh duduk.
Multi-Agent Workflows
Multiple AI call, peran spesifik, agent chain, dan error handling.
Batch Processing & Skala
Dari 1 ke 100 tanpa kualitas runtuh.
Quality Control & Gerbang Manusia
Menangkap halusinasi, fact-checking, dan tahu kapan harus tolak.
USP & Positioning
Apa yang bikin kontenmu layak dibaca kalau AI juga bisa nulis.
Melindungi Karyamu & Tetap di Depan
Lanskap yang terus berubah, etika, legal, dan membangun sistem yang tahan banting.